Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan

Konflik di Suriah belum berakhir, konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan Rusia melawan para militan itu menyisakan luka yang amat mendalam bagi dunia.

Aleppo yang menjadi salah satu kota terbesar di Suriah ini juga tak luput dari serangan kedua belah pihak yang tengah berperang. Akibatnya, tak terhitung orang-orang yang menjadi korban dan tewas akhir peperangan ini.

Ditengah mencekamnya kota Aleppo yang tengah menjadi arena pertempuran itu, ada banyak bawah umur tak berdosa yang berada di sana dan harus berjuang mempertahankan hidup mereka di tengah mengerikannya peperangan.

Mungkin saja bawah umur Aleppo sudah terbiasa dengan keadaan ini. Suara-suara bom, pesawat tempur dan desingan peluru mungkin sudah dekat dengan pendengaran mereka.

Dalam foto-foto yang dilansir dari BBC ini mungkin mampu menjadi salah satu bukti betapa memilukannya kehidupan bawah umur di Suriah, terutama di Aleppo.

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh EPA

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh REUTERS

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh REUTERS

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh REUTERS

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh AFP

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh AFP

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh AFP

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh REUTERS

 konflik yang terjadi antara pihak yang pro pemerintah yang bekerja sama dengan Iran dan R Kisah Memilukan Anak-Anak Aleppo yang Harus Bertahan Hidup di Tengah Peperangan
Foto oleh AFP

Aleppo kini dilaporkan telah dikuasai oleh pihak pro pemerintah. Namun dalam pertempuran dikala perebutan wilayah itu dilaporkan telah menewaskan puluhan warga sipil tak berdosa.

Mereka dibantai di dalam rumah ibarat yang dilansir dari Aljazeera berdasarkan sumber dari PBB. Mereka dihabisi begitu saja tanpa karena semoga Aleppo mampu dikuasai dengan mutlak.

Setelah Rusia dan pasukan pro pemerintah berhasil mengambil alih Aleppo dari para militan, warga diminta untuk pergi dari Aleppo semoga wilayah itu mampu disterilkan.

Fakta menawarkan bahwa sebanyak 82 warga sipil termasuk 13 bawah umur dan 11 wanita tewas di tempat. Menurut PBB dan Amerika Serikat, Pemerintah Suriah dan sekutunya, Rusia dan Iran, merupakan pihak yang bertanggung jawab atas kekejaman yang terjadi di Aleppo.

Namun, Rusia membantah tudingan itu dengan mengatakan bahwa agresi militer sudah berhenti disana. Kini hanya ada puing-puing bangunan yang rusak akhir perang yang mengerikan itu.

Jurnalis BBC, Jeremy Bowen, mengatakan akan ada perang dalam bentuk berbeda, yaitu lebih banyak serangan 'hit and run' dan pemberontakan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Setting Macro X7 Untuk Game Point Blank Indonesia

4 Model Atap yang Sesuai untuk Rumah Anda

5 Hal yang Sering Cewek Lakukan Saat Sendirian di Rumah