Ada Apa dengan Fitsa Hats?
Sejak beberapa jam yang lalu, banyak netizen di media umum membicarakan Fitsa Hats. Mungkin banyak dari kita yang mengenal salah satu kawasan makanan yang terkenal dengan nama Pizza Hut.
Namun kali ini netizen banyak yang mengubah nama tersebut dengan sebutan Pizza Hut, kira-kira kenapa ya? ternyata 'Fitsa Hats' menjadi materi perbincangan di media umum setelah sidang keempat kasus penistaan agama yang dijalani gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyita perhatian netizen.
Dikutip dari Liputan6.com, usai sidang, Ahok dikala itu membeberkan sejumlah kejanggalan para saksi yang dihadirkan jaksa. Salah satu yang disebut Ahok yaitu saksi atas nama Novel Chaidir Hasan Bamukmin.
Menurut dia, saksi tersebut merasa aib alasannya yaitu pernah bekerja di Pizza Hut dan memilih mengubah nama restoran tersebut di dalam BAP menjadi Fitsa Hats. Kontan, pernyataan tersebut pun ramai dibicarakan di internet, terutama media sosial.
Bahkan, pembahasan mengenai Fitsa Hats ini sempat menjadi trending topic di Twitter. Sejumlah netizen pun ramai mengunggah kata-kata tersebut dan menjadikannya materi guyonan.
Beberapa di antaranya juga mengaitkan kata-kata tersebut dengan Sari Roti dan Equil yang sudah lebih dulu populer di media sosial. Kendati demikian, tak sedikit pula yang menyebut bahwa penulisan BAP merupakan wewenang kepolisian dan bukannya saksi.
Banyak netizen yang membahas Fitsa Hats ini di media sosial. Banyak netizen membuatkan aneka macam meme dengan goresan pena 'Fitsa Hats' beserta gambar-gambar lucu.
Namun kali ini netizen banyak yang mengubah nama tersebut dengan sebutan Pizza Hut, kira-kira kenapa ya? ternyata 'Fitsa Hats' menjadi materi perbincangan di media umum setelah sidang keempat kasus penistaan agama yang dijalani gubernur nonaktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama, menyita perhatian netizen.

Dikutip dari Liputan6.com, usai sidang, Ahok dikala itu membeberkan sejumlah kejanggalan para saksi yang dihadirkan jaksa. Salah satu yang disebut Ahok yaitu saksi atas nama Novel Chaidir Hasan Bamukmin.
Menurut dia, saksi tersebut merasa aib alasannya yaitu pernah bekerja di Pizza Hut dan memilih mengubah nama restoran tersebut di dalam BAP menjadi Fitsa Hats. Kontan, pernyataan tersebut pun ramai dibicarakan di internet, terutama media sosial.
Bahkan, pembahasan mengenai Fitsa Hats ini sempat menjadi trending topic di Twitter. Sejumlah netizen pun ramai mengunggah kata-kata tersebut dan menjadikannya materi guyonan.

Beberapa di antaranya juga mengaitkan kata-kata tersebut dengan Sari Roti dan Equil yang sudah lebih dulu populer di media sosial. Kendati demikian, tak sedikit pula yang menyebut bahwa penulisan BAP merupakan wewenang kepolisian dan bukannya saksi.
Banyak netizen yang membahas Fitsa Hats ini di media sosial. Banyak netizen membuatkan aneka macam meme dengan goresan pena 'Fitsa Hats' beserta gambar-gambar lucu.
Komentar
Posting Komentar